Desa Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar dan mampu mencegah dan mengatasi berbagai masalah dan ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti : Gizi buruk, penularan penyakit menular, dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa ( KLB ), Kejadian Bencana, kecelakaan dengan memanfaatkan potensi sektor secara gotong royong ( Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman ).
Tujuan Desa Siaga adalah menjadikan masyarakat peduli terhadap masalah kesehatan, tanggap dalam solusinya dan menerapkan perilaku bersih dan sehat ( PHBS ). Dinkes Sleman.
Desa Siaga Pondokrejo ini sudah termasuk kriteria Desa Siaga aktif sehingga perlu terus dikembangkan kegiatan-kegiatan yang mendukung Desa Siaga.
Mengapa Perlu Desa Siaga ?
- Angka kematian bayi dan Ibu perlu ditekan
- Usia Caten ( calon Temanten ) kehamilan caten sebelum nikah dan akibat buruknya
- Gizi tak seimbang dan akibatnya
- Anemia dan akibatnya
- Infeksi saluran reproduksi, PMS, dan HIV AIDS
- Penyalah gunaan NAPZA dan masalah merokok
- PHBS masih rendah
- Ancaman Kesehatan akibat bencana alam
Indikator dan penilaian Desa siaga aktif meliputi :
- Forum masyarakat Desa
- Kader Pemberdayaan masyarakat atau kader kesehatan aktif
- Kemudahan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari
- Posyandu dan UKB aktif
- Dukungan dana untuk kegiatan kesehatan di Desa
- Peran serta masyarakat dan organisasi kemasyarakatan
- Peraturan Kepala Desa atau peraturan Bupati/ Walikota
- Pembinaan PHBS
Sumber : Kepmenkes 1529/Menkes/SK/X/201
Pentingnya Desa siaga antara lain :
- Menekan angka kematian Ibu dan Bayi
- Mengurangi gizi tak seimbang dan akibatnya
- Menekan Anemia dan akibatnya
- Menekan infeksi saluran Reproduksi dan HIV AIDS
- Penyalahgunaan NAPZA
- Ancaman Kesehatan akibat bencana alam
Tujuan Khusus Desa Siaga antara lain :
- Mengembangkan kebijakan pengembangan Desa dan Kelurahan siaga aktif di Pemerintah Desa
- Meningkatkan Komitmen dan Kerjasama semua Perangkat Desa dan organisasi Kemasyarakatan untuk pengembangan Desa dan Kelurahan Siaga Aktif.
- Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar di Desa
- Mengembangkan UKBM dan melaksanakan survailans berbasis masyarakat ( meliputi pemantauan penyakit, Kesehatan Ibu dan anak, Lingkungan dan perilaku )
Penanggulangan bencana dan kedaruratan kesehatan, serta penyehatan lingkungan.
- Meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia, dana, maupun sumber daya lain, yang berasal dari Pemerintah desa, masyarakat dan swasta, untuk pengembangan Desa Siaga Aktif
- Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan sehat ( PHBS ) di rumah tangga.
( Kemenkes Direktorat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat )
Manfaat Desa Siaga Aktif Bagi masyarakat :
- Mudah Mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
- Peduli, tanggap dan mengenali, mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi.
- Tinggal di lingkungsn yang sehat.
- Mampu mempraktekan PHBS.
- Tokoh masyarakat dan kader berperan aktif memberdayakan dan menggerakan masyarakat.
Manfaat Bagi Puskesmas :
- Meningkatkan cakupanprogram kesehatan optimalisasi fungsi puskesmas
- Menurunkan angka kesakitan dan kematian
- Meningkatkan citra Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan
- Terciptanya pembangunan berwawasan kesehatan di Kecamatan
- Alokasi dana pembangunan tidak banyak digunakan untuk pelayanan kuratif, melainkan untuk promotif dan preventatif.
Mempercepat terwujudnya Kecamatan sehat, meningkatkan citra Pemerintah Kecamatan. ( Kemenkes Direktorat promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat )
Untuk mencapai Tujuan diatas maka DINAS KESEHATAN KABUPATEN SLEMAN mengadakan lomba Desa Siaga, dan Desa PONDOKREJO merupakan salah satu Desa yang terpilih untuk mengikuti Lomba Desa Siaga, Kegiatan Lomba Desa Siaga di laksanakan pada hari Selasa 23 Juli 2019 di Desa Pondokrejo , berkat semangat pengurus , bidan Desa , Kader dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Desa Pondokrejo terpilih mendapatkan juara II Lomba Desa Siaga tersebut.
















































