Badui, Seni Tari di Jlopo

Salah satu kesenian yang ada di Pondokrejo adalah Badui, seni tari yang diiringi oleh vocal, pukulan beduk dan icik-icik yang khas di dusun Jlopo. Salah satu ciri Badui adalah gerakan tarinya yang sangat orisinil dan lagu-lagunya yang biasanya berupa lagu rohani atau bernuansa nasionalis, lengkap dengan pembawaan yang selalu live. Awal didirikan pada tahun 1978, Badui masih mengikat kuat dengan tradisi-tradisi lama sejak dahulu hingga sekarang.

Menurut Pak Fatkhurrohman, Kepala Dukuh Jlopo, kesenian ini pernah akan ditambahkan alat musik drum. Namun demi menjaga keasliannya, rencana tersebut dibatalkan. “Agar tetap asli,” kata beliau.

Dahulu, seni tari Badui diselipkan oleh beragam atraksi yang mantap seperti atraksi silat, menyemburkan api dari mulut, bermain dengan tongkat obor, hingga makan beling. Namun, atraksi-atraksi ini berhenti sejak generasi Pak Fatkhurrohman dikarenakan kurangnya penerus atraksi tersebut.

Seni tari Badui ini hanya dilaksanakan setiap 35 hari sekali. “Agar tidak bosan. Selain itu, setiap latihan juga selalu kumpul-kumpul dan arisan,” tutur Pak Fatkhurrohman. Selain menjadi kepala dusun, Pak Fatkhurrohman juga salah satu penggiat seni tari Badui. Beliau juga sudah menjadi penari Badui sejak kecil, diturunkan dari ayah beliau.

Tidak hanya melanglang di desa, seni tari Badui ternyata sudah pernah pentas di layar kaca pada tahun 2014 di saluran TV TVRI. Badui Jlopo juga sangat open apabila ada yang berminat mengundang untuk tampil di acara tertentu.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kunjungan

17327